Showing posts with label Zoology. Show all posts
Showing posts with label Zoology. Show all posts

Filum Arthropoda Kelas Insekta (Kumbang Tanduk)

Filled under:





Kumbang Tanduk (Chalcosoma atlas)
Kingdom: Animalia
Phylum: Arthropoda
Class: Insecta
Order: Coleoptera
Family: Scarabaeidae
Sub Family: Dynastinae
Genus: Chalcosoma
Species: Chalcosoma atlas
Panjang tubuh: 3,5 cm – 11,5 cm
Harapan hidup: 8 bulan (jantan), 2 tahun (betina)

Kumbang tanduk merupakan salah satu jenis kumbang terbesar di dunia dan adalah hewan nokturnal (aktif di malam hari). Saat siang, mereka bersembunyi di bawah batang pohon untuk menghindari predator. Secara proporsional, kumbang tanduk adalah hewan terkuat di bumi. Mereka bisa mengangkat hingga 850 kali berat badan mereka sendiri.

Hanya kumbang jantan yang memiliki tanduk. Ukuran tanduk merupakan indikator kesehatan fisik kumbang jantan. Kumbang tanduk jantan menggunakan tanduk mereka dalam pertarungan memperebutkan makanan dan daerah kekuasaan untuk menarik perhatian betina. Lawan yang kalah tidak berusaha dikejar dan tidak ada saling bunuh atau melukai. Tanduk juga dapat digunakan untuk menggali tanah dan mengubur diri di dalam tanah, bersembunyi dari bahaya. Kumbang tanduk memiliki sayap dan dapat digunakan untuk terbang. VIDEO: Pertarungan Kumbang Tanduk

Karena penampilannya yang keren, bersih, perawatannya mudah, dan bisa diadu, kumbang tanduk sering dijadikan hewan peliharaan anak-anak, terutama di Jepang. Harga kumbang tanduk/kumbang badak betina lebih murah karena tidak memiliki tanduk.



Kumbang Capit (Lucanus cervus)


Kumbang tanduk berkerabat dengan Kumbang Capit/Kumbang Tanduk Rusa/Stag Beetle yang berasal dari family Lucanidae. Capit besar menakutkan yang dimiliki kumbang rusa jantan tidak dapat mengatup sempurna dan hanya digunakan sebagai alat menarik perhatian lawan jenis atau untuk bergulat dengan jantan lain.


Ada lebih dari 300 spesies/jenis Kumbang Tanduk, beberapa di antaranya:



Kumbang Badak (Oryctes nasicornis)

Spesies: Oryctes nasicornis
Tribe: Oryctini
Nama lain: European Rhinoceros Beetle, Kumbang Badak
Panjang tubuh: 6 cm
Asal: Eropa Utara

Diberi nama kumbang badak karena memiliki tanduk di atas kepala seperti cula pada badak. Kumbang badak akan mengeluarkan suara mendesis jika terancam/tubuhnya diangkat. VIDEO: Kumbang Badak Mendesis



Kumbang Badak Jepang (Allomyrina dichotoma)

Spesies: Allomyrrhina dichotoma
Tribe: Dynastini
Nama lain: Kabutomushi, Kumbang Badak Jepang
Panjang tubuh: 3,5 cm – 9 cm
Asal: Asia Timur (Jepang, Taiwan, Cina)

Anak-anak di Jepang memelihara kumbang badak jepang di dalam akuarium plastik dan banyak dijual di pet shop.



Kumbang Banteng (Strategus aloeus)

Spesies: Strategus aloeus
Nama lain: Ox Beetle, Kumbang Banteng
Panjang tubuh: 4,5 cm – 5,5 cm
Asal: Amerika Tengah (Mexico), Amerika Selatan

Spesies ini memiliki tiga tanduk besar pada thorax mereka, menyerupai tanduk Triceratops. Kumbang banteng termasuk salah satu jenis kumbang tanduk dengan ukuran kecil.




Kumbang Gajah (Megasoma elephas)

Spesies: Megasoma elephas
Nama lain: Elephant Beetle, Kumbang Gajah
Panjang tubuh: 7 cm – 12 cm
Asal: Amerika Tengah, Amerika Selatan, Australia

Kumbang Gajah jantan berukuran lebih besar dibanding betina, terkadang berukuran hingga 2 kali ukuran kumbang betina.



Kumbang Hercules (Dynastes hercules)

Spesies: Dynastes hercules
Nama lain: Hercules Beetle, Kumbang Hercules
Panjang tubuh: 6,5 cm – 17 cm
Asal: Amerika Tengah, Amerika Selatan


Kumbang Hercules merupakan salah satu spesies terfavorit untuk dipelihara oleh anak-anak. Tanduk besar yang dimiliki Kumbang Hercules jantan berukuran lebih panjang dari tubuhnya sendiri.


Kumbang Kelapa (Xylotrupes gideon)

Spesies: Xylotrupes gideon
Tribe: Dynastini
Panjang tubuh: 4,5 cm – 7 cm
Asal: Asia Pasifik

Memiliki banyak subspecies sesuai daerah penyebarannya. Xylotrupes gideon borneensis dari Kalimantan, Xylotrupes gideon siamensis dari Thailand, Xylotrupes pubescens dari Filipina, Xylotrupes gideon gideon dari Malaysia, dan Xylotrupes ulysses dari Australia.


Kumbang Tanduk (Enema pan)

Spesies: Enema Pan
Asal: Amerika Tengah, Amerika Selatan

Nama kumbang ini diberikan oleh ahli ilmu serangga (entomologist) Johan Christian Fabricius, salah satu murid Carl Linnaeus, penemu taksonomi modern.


Kumbang Tanduk (Megasoma actaeon)

Spesies: Megasoma actaeon
Panjang tubuh: 4 cm – 12 cm
Asal: Amerika Selatan (Guyana)


Merupakan salah satu spesies kumbang tanduk dengan ukuran terbesar. Larva kumbang Megasoma actaeon membutuhkan waktu lebih lama untuk menjadi imago (dewasa), terkadang hingga 3 tahun lamanya.


Kumbang Triceratops (Phileurus truncatus)

Spesies: Phileurus truncatus
Tribe: Phileurini
Nama lain: Triceratops Beetle, Kumbang Triceratops
Panjang tubuh: 3,5 cm – 5 cm
Asal: Amerika Utara

Kumbang Triceratops dewasa dapat hidup lebih dari satu tahun. Tidak seperti kumbang tanduk lainnya, kumbang triceratops merupakan karnivora yang memakan cacing, jangkrik dan serangga lain. Terkadang saat lapar, mereka dapat memakan larva mereka sendiri. Kumbang triceratops jantan maupun betina terlihat sama. Larva mereka memiliki kemampuan tumbuh yang cepat, dan bergetar ketika dipegang.

HABITAT

Kumbang tanduk hidup di hutan hujan dimana terdapat banyak batang pohon mati yang dapat dijadikan sarang sekaligus sumber makanan larva mereka. Kumbang tanduk dapat ditemukan hampir di semua benua mulai dari Asia, Australia, Amerika, hingga Eropa.

Di alam terbuka, kelelawar, tikus, burung, dan rakun adalah musuh alami kumbang tanduk.


METAMORFOSIS

Kumbang tanduk menjalani proses metamorfosis sempurna dengan 4 tahap: telur, larva, kepompong, dan imago. Lama proses metamorfosis pada kumbang badak atau kumbang tanduk bervariasi tergantung spesies dan lingkungan. Di Indonesia yang beriklim tropik, proses metamorfosis kumbang badak berlangsung cenderung lebih cepat dibanding spesies kumbang badak dari negara dengan 4 musim.



Telur Kumbang Tanduk

Telur
Induk betina biasanya meletakkan sekitar 50 butir telur berwarna putih dengan ukuran diameter 3 mm pada tempat yang aman seperti batang pohon mati atau di dalam tanah. Setelah 2 minggu telur-telur akan menetas menjadi larva yang bentuknya mirip ulat berwarna pucat, dengan 3 pasang kaki di bagian depan tubuhnya.



Larva Kumbang Tanduk
Larva
Larva kumbang tanduk di beberapa daerah biasa disebut uret. Uret yang baru menetas berwarna putih dan akan terus tumbuh membesar dan berganti kulit dua kali sebelum menjadi pupa/kepompong. Uret besar yang siap menjadi kepompong berwarna putih kekuningan, dengan warna bagian ekor agak gelap dan warna kepala merah kecoklatan. Uret berukuran panjang 7-10 cm dan terdapat bulu-bulu pendek di sekujur permukaan tubuh. Stadium larva berlangsung selama 4-5 bulan.

Larva kumbang tanduk merupakan sumber protein tinggi (40%). Kandungan proteinnya lebih tinggi dibandingkan dengan daging ayam (20%), daging sapi (18%) atau telur ayam (13%).



Pupa Kumbang Tanduk

Kepompong

Ukuran kepompong lebih kecil dari larvanya (5-8 cm). Terjadi 2 fase pada tahap ini, fase pertama berlangsung selama 1 bulan, merupakan perubahan larva menjadi pupa, dan fase kedua berlangsung selama 3 minggu, merupakan perubahan pupa menjadi dewasa.

Kepompong dari kumbang tanduk berwarna kemerahan dan memiliki bentuk menyerupai kumbang dewasa sehingga dari wujud kepompongnya dapat diketahui jenis kelamin kumbang yang akan keluar, jika terlihat ada bentuk tanduk maka pupa akan berubah menjadi kumbang tanduk jantan dan sebaliknya.



Kumbang Tanduk (Chalcosoma atlas)

Dewasa


Kumbang tanduk dewasa adalah hewan berumur pendek dan umurnya biasanya tidak lebih dari setahun. Video Dewasa Kumbang Tanduk




Kelapa yang terserang kumbang tanduk daunnya membentuk pola huruf “V”

MAKANAN

Pada umumnya, kumbang tanduk makan apa saja yang mengandung cairan manis yang bisa dihisap. Kumbang tanduk dewasa suka memakan pucuk (umbut) kelapa, tebu, getah pohon dan buah-buahan manis (apel, mangga, pisang) sementara larva makan kayu lapuk.

Kumbang tanduk merupakan hama yang menyerang tanaman kelapa, kelapa sawit dan tanaman palem lainnya. Kumbang tanduk menggerek pucuk pohon kelapa sawit yang mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan dan dapat mematikan tanaman.

Posted By Unknown 11:45 PM

Filum Chordata Kelas Actinopgerygii (Ikan Mujair)

Filled under:


ikan mujair

Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Actinopgerygii
Order: Perciiformes
Family: Cichlidae
Genus: Oreochromis
Species: mossambicus
Harapan hidup: 11 tahun

Nama latin ikan mujair ialah Oreochromis mossambicus. Ikan mujair adalah ikan air tawar yang berasal dari Afrika Selatan dan pertama kali ditemukan di Indonesia oleh Pak Mujair.

Ikan mujair berkerabat dekat dengan saudara mereka yang lebih populer, ikan nila. Bersama ikan manfish/angelfish, ikan discus, ikan lohan dan ikan oscar, ikan mujair dan ikan nila tergabung dalam keluarga Cichlid.

HABITAT

Ikan mujair hidup secara berkelompok. Tempat hidup ideal untuk ikan mujair adalah di perairan tenang seperti bendungan, sungai dan danau air tawar. Meskipun ikan mujair dapat dipelihara di dalam akuarium, mereka tidak akan tumbuh secepat ikan mujair yang dibesarkan di kolam atau alam terbuka. Di beberapa daerah, bibit ikan mujair ditebarkan di sawah pada musim tanam. Bibit ikan mujair akan tumbuh hingga ukuran konsumsi (12-15 cm) bersamaan saat padi siap panen.

Ikan mujair adalah spesies yang bandel (dapat beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang tidak ideal). Ikan mujair memiliki toleransi tinggi terhadap kadar garam dalam air (salinitas), sehingga masih dapat bertahan hidup di air payau. Mereka juga dapat hidup di air dengan kandungan amonia di atas rata-rata ataupun dengan kandungan oksigen terbatas.

Ikan mujair memiliki tingkat pertumbuhan yang relatif cepat, terutama di perairan dangkal. Penyebabnya adalah pertumbuhan tanaman air sangat cepat di perairan dangkal, sehingga ikan mujair mendapatkan pasokan pakan yang cukup. Ikan mujair jantan memiliki laju pertumbuhan 40% lebih cepat dibandingkan mujair betina. Terlebih jika pemeliharaan dipisah menurut jenis kelamin (pemeliharaan khusus untuk jantan tanpa ada betina di kolam yang sama). Setelah mencapai berat 200 gram, laju pertumbuhan akan melambat, sehingga para pelaku budidaya ikan mujair banyak yang memilih segera memanen ikan saat mencapai ukuran 200 gram, karena ukuran tersebut juga sudah masuk ukuran konsumsi.

Rekor dunia berat ikan mujair adalah 3,11 kg, ditangkap di bendungan Loskop (Afrika Selatan) pada tahun 2003 oleh Eugene Kruger.


duckweed (Lemna minor), tanaman air yang dapat dimakan mujair

MAKANAN
Ikan mujair adalah omnivora yang aktif mencari makan saat hari terang (diurnal). Saat malam, ikan mujair akan berdiam diri di dasar air untuk beristirahat. Makanan utama mereka adalah alga dan plankton. Mulut mereka yang besar sangat membantu mereka menghirup banyak air yang mengandung plankton. Plankton-plankton tersebut kemudian akan terperangkap oleh lendir yang dihasilkan oleh insang ikan. Lendir yang kaya akan plankton inilah yang kemudian akan ditelan oleh ikan mujair. Saat persediaan plankton tidak melimpah, mujair akan memakan udang/crustacea kecil, cacing tanah, tumbuhan air (duckweed), jentik nyamuk, atau serangga air lainnya.
 

SIKLUS HIDUP

Ikan mujair akan matang secara seksual setelah usia 3 bulan atau lebih (ukuran sekitar 10 cm, berat 60-100 gram). Menjelang reproduksi, ikan mujair jantan akan berubah warna menjadi lebih gelap (hitam pekat). Sebelum kawin, ikan mujair jantan akan mencari dasar air berpasir pada kedalaman kurang dari 1 m sebagai tempat ideal sarang mereka. Lokasi dengan vegetasi lebih disukai, agar sarang mereka tidak mudah terdeteksi oleh predator. Ikan mujair jantan kemudian membuat lubang dangkal berdiameter 30 cm untuk tempat mujair betina meletakkan telur. Setelah sarang disiapkan, mujair jantan akan menjalankan aksinya untuk meyakinkan mujair betina untuk mengikutinya kembali ke sarang. VIDEO: Ikan Mujair Kawin


Mujair betina akan mengeluarkan sekitar 100-600 telur ke lubang sarang yang telah disiapkan. Mujair jantan lalu membuahi telur-telur itu dengan menyemprotkan sperma mereka ke arah sarang yang telah terisi telur. Setelah dibuahi, mujair betina akan menyimpan telur-telurnya di dalam mulut mereka (mouthbrooding) hingga anak mereka menetas dan siap dilepaskan ke alam liar. Selama menjaga telur/anak di dalam mulutnya, mujair betina jarang makan.

mouthbrooding, mekanisme perlindungan anak-anak ikan oleh induk mujair

Telur akan menetas sekitar 3-5 hari setelah dibuahi dan akan terus berlindung di mulut ibu mereka selama 14 hari sebelum mereka dapat berenang bebas di perairan lepas. Setelah keluar dari mulut ibu mereka, anak ikan mujair (berukuran sekitar 9 mm) akan belajar hidup mandiri dan berkumpul bersama anak ikan mujair lainnya di perairan dangkal. Sementara sang ibu akan kembali ke kelompok dewasa dan mencari pasangan lagi. Mujair betina dapat bertelur lagi setelah jeda waktu satu bulan. VIDEO: Mouthbrooding


Anak ikan mujair memiliki 6-8 garis vertikal berwarna hitam di sisi tubuh mereka dan terkadang terdapat pula bercak-bercak hitam. Garis-garis tersebut akan memudar seiring bertambahnya usia. Anak-anak ikan mujair dapat tumbuh hingga 2,5-6 cm per bulan. Ikan mujair adalah ikan yang cukup damai saat masih muda, dan akan menjadi lebih agresif saat dewasa.

BEDA IKAN MUJAIR DAN IKAN NILA

Perbedaan ikan mujair dengan ikan nila dapat dilihat dari tampilan anggota tubuh berikut:
Ukuran tubuh, ikan nila berukuran lebih besar dan biasanya lebih lebar daripada ikan mujair
Warna kulit, ikan mujair berwarna lebih gelap dan terkadang terdapat bercak-bercak hitam tidak beraturan di sisi tubuhnya
Mulut, mulut ikan mujair lebih besar secara proporsional tubuh dibandingkan mulut ikan nila
Sirip, bentuk sirip atas dan bawah yang dekat dengan sirip ekor ikan nila agak melebar. Ujung-ujung sirip ikan mujair (atas dan ekor) berwarna kemerahan sepanjang tepinya.
Pipi, pipi ikan mujair biasanya memiliki pola-pola totol mirip seperti sisik sementara ikan nila cenderung memiliki pipi yang lebih bersih

Untuk lebih jelas, perbedaan ikan mujair dan ikan nila dapat dilihat pada gambar berikut:


perbedaan ikan mujair (kiri) dengan ikan nila (kanan)



ikan mujair

Spesies: Oreochromis mossambicus
Nama: Ikan Mujair, Mozambique Tilapia, Blue Kurper
Panjang maksimal: 40 cm
Berat maksimal: 3,2 kg
Asal: Bendungan Loskop (Afrika Selatan)



ikan nila

Spesies: Oreochromis niloticus
Nama: Ikan Nila, Nile Tilapia
Panjang maksimal: 60 cm
Berat maksimal: 3,6 kg
Asal: Sungai Nil (Mesir)

Karena laju pertumbuhan yang lebih cepat dan ukurannya lebih besar, ikan nila lebih digalakkan untuk dibudidaya dibandingkan ikan mujair.


ikan nila merah (red nile tilapia)


Ikan nila berwarna orange (red nile tilapia) relatif lebih mahal dan lebih disukai pasar dibanding ikan nila berwarna abu-abu. Ikan nila tidak memiliki duri halus seperti ikan mas sehingga lebih aman dikonsumsi anak-anak.


fillet ikan nila

Di Amerika Serikat, ikan mujair dan ikan nila (dikenal dengan sebutan tilapia) sangat disukai. Bersama salmon dan ikan mas (carp), tilapia menjadi tiga jenis ikan terlaris di pasar makanan laut Amerika Serikat. Dan Indonesia merupakan negara eksportir kedua terbesar untuk produk fillet tilapia beku bagi Amerika Serikat. Secara global, Indonesia adalah produsen tilapia terbesar ketiga, setelah Cina dan Mesir. Kompetitor terdekat yang mengancam posisi Indonesia adalah Thailand dan Filipina dengan produksi ikan nila yang semakin meningkat pesat.
kulit ikan nila

Posted By Unknown 11:37 PM

Filum Chordata Kelas Aves (Burung Parkit)

Filled under:


burung parkit liar australia

 
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Aves
Ordo: Psittaciformes
Family: Psittacidae
Genus: Melopsittacus
Species: Melopsittacus undulatus
Panjang: 18-20 cm
Berat: 27-32 gram

Burung parkit adalah burung kecil dari keluarga burung nuri (parrot). Mereka sangat cerdas dan merupakan burung sosial (jauh lebih nyaman berada dalam kawanan besar). Burung parkit liar memiliki bulu hijau diselingi campuran kuning dan hitam. Di negara barat, burung parkit dikenal dengan nama parakeet atau budgerigar. Namun istilah yang lebih sering digunakan adalah budgie (kependekan dari budgerigar). Kata Budgerigar berasal dari bahasa Aborigin “betcherrygah” yang berarti “enak dimakan”. Ya, kemungkinan besar suku Aborigin suka makan daging burung parkit.

Melalui penangkaran/budidaya parkit telah dihasilkan burung parkit dengan warna biru, abu-abu, kuning, putih dan kombinasi. Harga burung parkit dengan kombinasi warna biasanya lebih mahal daripada harga parkit dengan warna umum. 


burung parkit kuning


burung parkit biru


burung parkit recessive pied, harganya lebih mahal


ANATOMI BURUNG PARKIT

gambar anatomi burung parkit

Keterangan:

  1. cloaca: organ yang digunakan untuk saluran pembuangan dan saluran untuk transfer sperma saat kawin
  2. coracoid: tulang penting, bagian dari struktur tulang untuk terbang
  3. crop (tembolok): kantung penyimpanan makanan sebelum dicerna
  4. duodenum: bagian pertama dari usus kecil, membantu mencerna makanan
  5. gizzard (ampela): kantung pencernaan berotot yang dapat menampung kerikil yang dapat membantu menghaluskan biji-bijian. Sebelum masuk ke usus, biji-bijian keras akan diremas-remas oleh ampela sehingga beradu dengan kerikil dan menjadi halus agar zat makanan lebih mudah diserap. Fungsi ampela pada unggas sama seperti fungsi gigi pada manusia
  6. oesophagus (kerongkongan): saluran yang menghubungkan mulut dengan tembolok
  7. pectoral muscles (otot dada): otot untuk mengepakkan sayap
  8. proventriculus: kelenjar pencernaan yang mencampur enzim pencernaan dengan makanan sebelum ditransfer ke ampela
  9. small intestine (usus kecil): mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan
  10. trachea: saluran pernafasan yang membawa udara dari luar ke paru-paru dan sebaliknya
  11. ureter: membawa sisa pembuangan dari ginjal ke kloaka
  12. vas deferens: saluran pengangkut semen (air mani) dari testis ke kloaka saat kawin

Bagi yang malas membaca keterangan dari poin-poin di atas, mari saya bantu simpulkan:
Burung parkit (dan unggas lainnya) sengaja memakan kerikil untuk membantu menghaluskan makanan (baca keterangan gizzard, poin kelima).

Burung parkit jantan (dan banyak unggas jantan lainnya) tidak memiliki penis. Mereka (baik jantan maupun betina) hanya punya satu saluran untuk reproduksi dan defekasi (pembuangan), yaitu kloaka. Pada manusia (pria), saluran defekasi (rectum) terpisah dari saluran reproduksi (urethra – juga merupakan saluran pembuangan urine). Pada wanita, saluran lebih dispesifikasi lagi menjadi 3: saluran reproduksi (vagina), saluran defekasi (rectum), dan saluran urine (urethra).


burung parkit jantan, ditandai dengan warna kebiruan pada bagian sekitar lubang hidung (cere)

Karena tidak ada penis, akan sulit membedakan jenis kelamin burung parkit dengan melihat langsung area pribadinya. Cara membedakan jenis kelamin burung parkit yang umum dilakukan ialah dengan melihat warna cere (bagian di atas paruh sekitar lubang hidung). Jika berwarna kebiruan, jantan, bila berwarna putih, krem, atau coklat muda, berarti betina. Cara ini dapat dilakukan saat burung parkit sudah dewasa (sekitar 4 bulan). Perbedaan warna cere akan semakin jelas seiring bertambahnya usia burung parkit.Secara tekstur, cere pada burung parkit jantan terlihat lebih mengkilap, dan agak kusam pada betina.


burung parkit betina, ditandai dengan cere (bagian di atas paruh sekitar lubang hidung) berwarna putih, krem atau coklat muda

Cara lain membedakan jenis kelamin burung parkit adalah dengan memperhatikan aktivitas burung parkit. Burung parkit jantan biasanya lebih aktif dan lebih suka berkicau sementara parkit betina lebih cenderung diam dan pasif.


sarang burung parkit liar

HABITAT
Burung parkit adalah binatang asli Australia yang ditemukan hidup dalam kelompok besar di alam liar (hingga ribuan dalam satu kelompok). Habitat mereka adalah di gurun dan hutan belukar terbuka. Burung parkit liar adalah nomaden, pergerakan mereka tergantung pada pasokan makanan dan air. Burung parkit liar membangun sarang mereka pada lubang pohon. VIDEO: Burung Parkit Liar



jewawut (Setaria italica)

 
MAKANAN

Makanan burung parkit bervariasi antara biji-bijian, buah dan sayuran. Biji-bijian yang baik dan disukai burung parkit adalah jewawut, millet merah, dan millet putih. Buah-buahan yang disukai burung parkit antara lain: apel, pir, melon, dan pisang. Dan sayuran yang baik untuk burung parkit adalah: jagung muda, tauge, brokoli, wortel dan bayam. Makanan yang haram diberikan ke burung parkit adalah alpukat dan cokelat karena bersifat racun bagi burung parkit.



sepasang burung parkit

 
SIKLUS HIDUP

Burung parkit adalah hewan monogami. Mereka cenderung memiliki hanya satu pasangan seumur hidup mereka. Saat kawin, sperma berpindah dari tubuh parkit jantan ke betina melalui penempelan kloaka. Proses kawin ini berlangsung sangat cepat, hanya dalam hitungan detik. Sekitar satu minggu setelah kawin, parkit betina akan mulai bertelur. Induk parkit mengeluarkan satu telur setiap harinya sampai ada 4 hingga 6 telur. Telur-telur ini akan dierami selama 17-19 hari hingga akhirnya menetas.

VIDEO: Burung parkit bertelur



telur dan bayi burung parkit

Secara berurutan, anak burung parkit akan menetas setiap dua hari. Anak burung parkit terlahir buta dan tanpa bulu. Mereka benar-benar tidak mampu bertahan hidup tanpa bantuan induk mereka. Induk parkit harus terus menerus memberikan kehangatan kepada bayi-bayinya hingga mereka menumbuhkan bulu. Induk parkit memberikan makanan kepada anaknya dengan cara memuntahkan makanan yang telah ia cerna ke mulut anaknya. Anak burung parkit tumbuh sangat cepat.



anak burung parkit, akan mulai menumbuhkan bulu sekitar usia 2 minggu

Setelah berumur sepuluh hari, mata anak burung parkit akan terbuka. Beberapa hari kemudian, anak burung parkit mulai menumbuhkan bulu mereka, diawali dengan tumbuhnya bulu-bulu halus dan diikuti poros bulu (pin feathers) yang berbentuk seperti jarum tebal yang muncul dari kulit mereka.

VIDEO: Anak burung parkit umur 2 minggu



burung parkit muda, usia satu bulan

Sekitar satu bulan, bulu anak burung parkit sudah hampir tumbuh sempurna.

VIDEO: Perkembangan parkit sejak menetas hingga usia 30 hari



burung parkit dewasa

Anak burung parkit sudah bisa makan sendiri dan siap meninggalkan sarang sekitar usia 42 hari. Saat itu, burung parkit muda sudah bisa terbang dan menjaga diri mereka sendiri. Setelah 4 bulan, burung parkit muda mulai merontokkan bulu untuk pertama kalinya. Ditandai dengan hilangnya pola garis hitam di dahi mereka. Setelah perontokkan bulu pertama, parkit muda telah berubah sepenuhnya menjadi parkit dewasa. Parkit betina dewasa akan mulai belajar bertelur di usia 5 bulan.



cincin iris pada burung parkit

Di usia 6 bulan, akan muncul lingkaran putih di sekitar bola mata, yang disebut cincin iris, sebagai indikasi umur burung parkit. Semakin jelas cincin iris, semakin tua umur burung parkit. Parkit dapat hidup antara 5-8 tahun, namun pada kasus istimewa, parkit dapat hidup hingga lebih dari 10 tahun jika dirawat dengan baik.



ular pohon australia, predator alami burung parkit liar

PREDATOR

Ular adalah predator utama burung parkit di alam liar. Telur dan anak burung parkit adalah mangsa mudah bagi ular.



kandang parkit

 
KANDANG PARKIT

Di alam, burung parkit liar dapat dengan bebas memilih tempat mereka tinggal, namun tidak sama halnya dengan burung parkit peliharaan. Burung parkit peliharaan akan tinggal di kandang yang sudah ditentukan pemiliknya. Kandang parkit sebagai tempat berlindung harus memiliki ruang gerak dan bermain yang cukup agar parkit merasa nyaman, betah dan tidak stress. Dimensi kandang parkit (minimal) untuk tempat tinggal sepasang parkit adalah: 45cm (panjang) x 45cm (lebar) x 60cm (tinggi) dengan ukuran bar space (terali kandang) ½ inch. VIDEO: Sepasang parkit di dalam kandang


FUN FACTS

  1. Burung parkit adalah burung peliharaan terpopuler di dunia
  2. Dengan pelatihan yang tepat, burung parkit dapat belajar berbicara
  3. VIDEO: Burung parkit berbicara 
  4. Burung parkit dapat memutar kepalanya hingga 180 derajat. Di alam liar, hal ini menguntungkan mereka dengan jangkauan penglihatan yang lebih luas untuk menghindari predator
  5. Penemuan fosil di Australia mengungkapkan bahwa burung parkit telah hidup di bumi jauh lebih lama sebelum manusia
  6. Burung parkit memiliki dua jari kaki menghadap ke depan dan dua jari menghadap ke belakang. Unggas lain memiliki tiga jari kaki menghadap ke depan dan satu jari menghadap ke belakang



kaki burung parkit

7. Kebanyakan burung parkit membuang kotoran (poop) setiap 10-20 menit sekali
8. Suhu tubuh normal burung parkit adalah 39 derajat Celcius dengan jantung berdetak lebih dari 200 kali per menit
9. Burung parkit dapat menangkap 150 gambar per detik, sementara manusia hanya 16 gambar per detik
10. Burung parkit dapat mendengar suara dengan jangkauan 400-20.000Hz

Posted By Unknown 11:31 PM

Filum Arthropoda Kelas Insekta (Belalang)

Filled under:

belalang lompat

Belalang adalah serangga herbivora yang terkenal sebagai hama dengan kemampuan melompat mumpuni (dapat mencapai jarak hingga 20 kali panjang tubuhnya).

Pada umumnya belalang berwarna hijau atau cokelat. Belalang terkait erat secara biologis dengan kecoa dan jangkrik dan masuk dalam kelompok serangga Orthoptera. Saat ini terdapat lebih dari 20.000 spesies belalang.


belalang, umumnya berwarna cokelat atau hijau



 

KLASIFIKASI BELALANG

Kingdom: Animalia
Phylum: Arthropoda
Class: Insecta
Order: Orthoptera
Suborder: Caelifera
Common Name: Grasshopper
Scientific Name: Melanoplus differentialis


Berikut adalah beberapa jenis belalang dengan variasi bentuk dan warna yang unik tiap spesiesnya.


South African Bladder grasshoppers (Bullacris membracioides) 




Chameleon Grasshopper (Kosciuscola tristis) 


 

Large eastern lubber grasshopper (Romalea microptera) 


 

Leopard Grasshopper (Stropis maculosa) 


 

Milkweed Grasshopper (Phymateus morbillosus) 


 

belalang albino 


 

belalang biru 


 

belalang cokelat 


 

belalang daun 


 

belalang kuning


 

belalang merah 


 

belalang orange 


 

Colored grasshopper


 

Colourful Red-Banded Leaf Hopper


 

belalang 


 

belalang berkamuflase di antara daun kering


 

rainforest grasshopper 






gambar anatomi belalang


MORFOLOGI DAN ANATOMI BELALANG

Tubuh belalang terdiri dari 3 bagian utama, yaitu kepala, dada (thorax) dan perut (abdomen). Belalang juga memiliki 6 enam kaki bersendi, 2 pasang sayap, dan 2 antena. Kaki belakang yang panjang digunakan untuk melompat sedangkan kaki depan yang pendek digunakan untuk berjalan. Meskipun tidak memiliki telinga, belalang dapat mendengar. Alat pendengar pada belalang disebut dengan tympanum dan terletak pada abdomen dekat sayap. Tympanum berbentuk menyerupai disk bulat besar yang terdiri dari beberapa prosesor dan saraf yang digunakan untuk memantau getaran di udara, secara fungsional mirip dengan gendang telinga manusia. Belalang bernafas dengan trakea.



mata belalang

Belalang punya 5 mata (2 compound eye, dan 3 ocelli). Belalang termasuk dalam kelompok hewan berkerangka luar (exoskeleton). Contoh lain hewan dengan exoskeleton adalah kepiting dan lobster.



belalang betina berukuran lebih besar

Belalang betina dewasa berukuran lebih besar daripada belalang jantan dewasa, yaitu 58-71 mm sedangkan belalang jantan 49-63 mm dengan berat tubuh sekitar 2-3 gram.


SUARA BELALANG

Belalang biasanya akan mengeluarkan suara mirip seperti jangkrik untuk menarik pasangannya.

SUARA BELALANG 1
SUARA BELALANG 2

 

DAERAH PENYEBARAN BELALANG

Belalang dapat hidup hampir di semua penjuru dunia kecuali kutub utara dan selatan.

aedeagus



REPRODUKSI BELALANG

Organ reproduksi belalang jantan disebut dengan nama aedeagus.



proses transfer spermatophore

Selama proses reproduksi, belalang jantan akan memasukkan spermatophore (satu paket berisi sperma) ke dalam ovipositor belalang betina. Sperma memasuki sel telur melalui saluran halus yang disebut micropyles.



ilustrasi belalang bertelur

Setelah telur dibuahi, belalang betina akan menanamkan telur sekitar 1-2 inci di dalam tanah menggunakan ovipositor pada ujung perutnya. Belalang betina akan bertelur setiap interval 3-4 hari hingga semua telur dikeluarkan. Belalang betina dapat meletakkan hingga ratusan butir selama masa bertelur.

VIDEO BELALANG BERTELUR



belalang bertelur di batang

Selain di dalam tanah, belalang juga dapat meletakkan telur mereka pada tanaman (batang, daun, atau bunga). Telur belalang akan tetap tersimpan di dalam tanah hingga berbulan-bulan lamanya dan akan menetas saat musim panas. Induk belalang tidak mengurus anak mereka setelah menetas.



nimfa belalang

Telur belalang menetas menjadi nimfa, dengan tampilan belalang dewasa versi mini tanpa sayap dan organ reproduksi. Nimfa belalang yang baru menetas biasanya berwarna putih, namun setelah terekspos sinar matahari, warna khas mereka akan segera muncul.



belalang ganti kulit

Selama masa pertumbuhan, nimfa belalang akan mengalami ganti kulit berkali kali (sekitar 4-6 kali) hingga menjadi belalang dewasa dengan tambahan sayap fungsional. Masa hidup belalang sebagai nimfa adalah 25-40 hari.

Setelah melewati tahap nimfa, dibutuhkan 14 hari bagi mereka untuk menjadi dewasa secara seksual. Setelah itu hidup mereka hanya tersisa 2-3 minggu, dimana sisa waktu itu digunakan untuk reproduksi dan meletakkan telur mereka. Total masa hidup belalang setelah menetas adalah sekitar 2 bulan (1 bulan sebagai nimfa, 1 bulan sebagai belalang dewasa), itupun jika mereka selamat dari serangan predator. Setelah telur yang mereka hasilkan menetas, daur hidup belalang yang singkat akan berulang.


METAMORFOSIS BELALANG

Belalang adalah hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna. Metamorfosis tidak sempurna adalah metamorfosis yang hanya memiliki 3 tahap, yaitu telur, nimfa, dan imago (dewasa). Dimana tampilan fisik antara nimfa dan imago tidak jauh berbeda. Contoh serangga lain yang mengalami metamorfosis tidak sempurna adalah wereng, jangkrik dan kecoa.



tahap 1: telur belalang


tahap 2: nimfa belalang


tahap 3: belalang dewasa (imago)

Sedangkan metamorfosis sempurna adalah metamorfosis yang memiliki 4 tahap, yaitu telur, nimfa, pupa, dan imago. Tahap yang membedakan metamorfosis tidak sempurna dengan metamorfosis sempurna adalah tahap pupa (kepompong). Perbedaan lainnya adalah tampilan fisik nimfa dan imago serangga yang mengalami metamorfosis sempurna sangat berbeda. Contoh serangga yang mengalami metamorfosis sempurna adalah kumbang, kupu-kupu, lebah, tawon, dan lalat.


MAKANAN BELALANG

Belalang adalah hama rakus yang sangat merugikan, mereka makan mulai dari daun jati, pisang, padi, jagung hingga tebu. 50 ekor belalang dewasa dapat menghabiskan makanan setara dengan seekor sapi dewasa.


PREDATOR

Blister Beetle (Lytta magister), Kodok, Kadal, Burung Pipit, Bebek, dan Belalang Sembah adalah beberapa musuh utama belalang.


Blister Beetle (Lytta magister)




Burung Pipit (Passer domesticus)


 

Kadal

 

TANAMAN PENGUSIR BELALANG

Horehound (Marrubium vulgare) dan Daun ketumbar/Cilantro/Coriander dipercaya dapat mengusir belalang.

Horehound (Marrubium vulgare) 


Daun Ketumbar/Cilantro



BELALANG GORENG

Belalang adalah salah satu serangga yang memiliki cita rasa renyah dan enak setelah diolah sebagai masakan (http://goo.gl/BdLrJ). Cara pengolahan paling umum adalah digoreng dengan diberi sedikit bumbu rasa-rasa (gurih, pedas, atau manis). Di beberapa daerah di Indonesia (Padang, Lampung, Wonosari, Pacitan, Wonogiri, Klaten, Nusa Tenggara), selain digoreng, belalang sering dijadikan rempeyek atau digoreng balado. Sementara di luar negeri (Thailand, Mexico, Uganda) belalang juga sudah umum dimakan sebagai snack. Di Thailand, snack belalang dikenal dengan nama Tak Ga Tan, Chapulines di Mexico, dan Nsenene di Uganda. Sementara di Australia, belalang disajikan dalam bentuk pizza belalang. 



Chapulines snack khas daerah Oaxaca, Mexico 
 

Pizza belalang, Australia

Sebelum dimasak, belalang biasa direndam dalam air panas hingga mati dan dibuang kotoran, sayap dan kakinya. Pada kaki belakang terdapat duri-duri tajam, yang bisa tersangkut di tenggorokan jika tidak dibuang.

Selain enak, belalang juga memiliki kandungan nutrisi (protein, lemak, kalsium, zat besi) yang tinggi. Bahkan dalam porsi yang sama, belalang merupakan sumber protein yang lebih baik daripada daging ayam dan kambing. Belum lagi, belalang goreng rendah kolesterol dan lemak.

Posted By Unknown 11:16 PM