Showing posts with label Perkembangan Hewan. Show all posts
Showing posts with label Perkembangan Hewan. Show all posts

REGENERASI SEL

REGENERASI SEL
1.      Regenasi Sel Tubuh
Regenarasi sel adalah proses pembentukan sel untuk menggantikan sel yang mati yang diatur mulai tingkat terkecil dalam sel tubuh kita.Setiap saat,setiap detik sel pada tubuh kita ada yang mati &setiap itupula lahir sel yang menggantikannya atau disebut proses regenerasi.Setiap bagian tubuh dari manusia selalu berganti.Tulang manusia menggantikan dirinya selama 12,5 kali selama hidupnya, sel kulit kita hanya berusia 28 hari sejak tumbuh dari endodermis sampai mengelupas atau pada lapisan epidermis.
Berbagai jenis sel darah merah setiap hari ada yang mati dan hancur,namun sumsum tulang membentuk sel darah merah yang baru. Setiap saat kita mengalami pembongkaran (bagi yang hidup tdk sehat) & penumpukkan ulang kalsium(bagi yang hidup sehat). Proses pembongkaran inilah yang menyebabkan tulang menderita osteoporosis.
Proses regenerasi dominant mulai usisa anak-anak sampai kira- kira 30 tahun, kemudian setelah itu proses degenerasilah yang paling dominant. Namun pada dasarnya Proses regenerasi (pembentukkan) dan degenerasi (perusakkan) sel akan selalu terjadi dalam tubuh kita.Tinggal bagaimana kita mengatur hidup kita, kalu kjita hidup sehat, Inysa ALLAH……..proses degenerasi tidak akan sampai membuat kita terserang penyakit yang berat.
2.      Regenasi Sel Otak
Lantas bagaimana dengan regenerasi sel pada otak manusia??.Jumlah sel otak manusia sejak lahir sekitar 100 miliar sel,tidak akan bertambah lagi tapi hanya mengalami dapat berkembang.Pada perkembangannya sel otak satu dengan yang lainnya akan saling berhubungan melalui dendrite(cabang dari sel otak).Perkembangan dendrite pesat pada usia 1-5 th(membentuk sekitar 250 ribu neuron setiap menitnya),kemudian melambat sesuai dengan bertambahnya usia manusia.
Ada yang berpendapat otak manusia terdiri dari kumpulan massa protoplasma yang sangat kompleks.Sel-sel tersebut disebut neuron dapat berkembang pesat karena manusia memiliki gen ‘human accelerated region’.Para ahli mengatakan otak manusia dapat digunakan optimal & regenerasinyaunlimited / tidak terbatas,asal umuir manusia panjang sekitar 350 juta thn.
Namun sayangnya umur manusia rata-rata hanya berkisar ampai 60-70 thn. Para ahli memperkkirakan manusia tidak memakai lebih dari 105 kemampuan otaknya,dikarenakan umur manusia yang sangat singkat.Akhirnya sel yang 10% tadi tidak berkembang & kapasitas keseluruhan sel menurun secara bertahap menjelang bertambahnya usia manusia(degenerative cell).Dan proses regenerasinya berhenti pada saat manusia mati.
Manusia sendiri ternyata mengagumi kemampuan otaknya sendiri,sampqai-sampai manusia membuat teknologi JST(JAringan Syaraf Tiruan) yang prinsip kerjanya mencontoh kerja otak manusia.Teknologi ini banyak digunakan untuk pengenalan huruf secara optis(untuk membaca tulisan tangan),mendeteksi pemalsuan kartu kredit(visa),& memprediksirespon pelanggan,dll.Telah kita ketahui bersam bahwa otak manusia memililki 3 bagian dasar atau yang lebih dikenal dengan nama triune braine yaitu batang otak,system limbik, & neokorteks.
Batang otak sebagai motorik sensorik yang sanggup mengembangkan pengetahuan fisik dari panca indera.Sistem limbic digunakkan untuk menyimpan perasaaan,pengalaman,memori,kemampuan belajar,mengatur pola tidur,lapar,haus,tekanna pada jantung,darah,suhu,kimia tubuh serta metabolisme & system kekebalan tubuh(keseluruhannya bersifat emosional & kognitif).Sedangkan neokorteks berperan untuk mengatur pesan- pesan yang diterima melalui penglihatan,pendengaran & sensasi tubuh.
Yang sering kita alami baik tua maupun muda adalah penyakit lupa / pikun(senile dementia).Yang menyerand sistem limbik yaitu pada fungsi memori(yaitu kemampuan otak untuk menerima ,mengeluarkan informasi ataupun pengalaman yang dialami dalam hidup) yang terletak pada hipokarmus dari bagian lobus temporalis pada otak.Semakin umur bertambah, kemampuan ingatan akan semakin melemah
Untuk mengatasinya kita bisa memeriksakan otak kita dengan menggunakan alat antara lain computerize memory test,video brain mapping monitoring ,& transial Doppler.Alat-alat tersebut sudah ada di beberapa rumah sakit di Indonesia.Prinsipnya alat ini kemudian dilakuka terapi atau dicari solusinya.
Ada satu perbedaaan antara regenerasi sel otak dengan sel tubuh.Jika sel tubuh da yang mati maka akan beregenerasi, asalkan nutriennya tercukupi.Sedangkan pada sel otak,jika da sel otak yang mati maka tidak akan terjadi regenerasi sel otak.Tapi sel yang masih berfungsi/hidup dapat menngantikan fungsi sel yang telah mati,tapi syaratnya antara sel yang mati dengan yang hidup harus saling terhubung melalui dendrit.
Lantas apa saja yang dapat menghambat proses penyampaian implus dari neuron satu ke yang lain.Ada banyak faktor penghambat proses penyampaian impuls beberapa diantaranya adalah :   digunakkan untuk       menyimpan perasaaan, pengalaman, memori, kemampuan belajar,mengatur pola tidur,lapar,haus,tekanna pada jantung,darah,suhu,kimia tubuh serta metabolisme & system kekebalan tubuh(keseluruhannya bersifat emosional & kognitif).
Sedangkan neokorteks berperan untuk mengatur pesan- pesan yang diterima melalui penglihatan,pendengaran & sensasi tubuh.  Yang sering kita alami baik tua maupun muda adalah penyakit lupa / pikun(senile dementia).Yang menyerand sistem limbik yaitu pada fungsi memori(yaitu kemampuan otak untuk menerima ,mengeluarkan informasi ataupun pengalaman yang dialami dalam hidup) yang terletak pada hipokarmus dari bagian lobus temporalis pada otak.Semakin umur bertambah, kemampuan ingatan akan semakin melemah
Untuk mengatasinya kita bisa memeriksakan otak kita dengan menggunakan alat antara lain computerize memory test,video brain mapping monitoring ,& transial Doppler.Alat-alat tersebut sudah ada di beberapa rumah sakit di Indonesia.Prinsipnya alat ini kemudian dilakuka terapi atau dicari solusinya.
Ada satu perbedaaan antara regenerasi sel otak dengan sel tubuh.Jika sel tubuh da yang mati maka akan beregenerasi, asalkan nutriennya tercukupi.Sedangkan pada sel otak,jika da sel otak yang mati maka tidak akan terjadi regenerasi sel otak.Tapi sel yang masih berfungsi/hidup dapat menngantikan fungsi sel yang telah mati,tapi syaratnya antara sel yang mati dengan yang hidup harus saling terhubung melalui dendrit.
Lantas apa saja yang dapat menghambat proses penyampaian implus dari neuron satu ke yang lain.Ada banyak faktor penghambat proses penyampaian impuls beberapa diantaranya adalah :
Oksigen
Tanpa makan manusia dapat bertahan sekitar 40 hari,tanpa minum sekitar 3 hari, & tanpa oksigen hanya 8 menit.Manusia normal membutuhkan O2 sekitar 375 liter perhari.Sekali melakukan inspirasi kurang lebih udara masuk kedalam tubuh.Jika kekurangan O2 akibat penumpukkan nikotin pada paru-paru ataun yang lainnya,tentu saja proses penyampaian inspirasi akan terhambat bagaimana tidak otak yang berfungsi mengatur keseluruhan tubuh,jika da kerusakkan za……..mau tidak mau pasti ada salah satu atau beberapa fungsi organ akan bermasakah.
Air
Tubuh kita 75% terdiri dari air,darah 82%, 7 tulang 22% air.Kebutuhan air setiap hari begitu banyak untuk manusia normal sedikitnya kita harus minum 8 gelas perhari tapi takaran gelas setiap orang kadang tidak sama jadi kalau diliterkan kira-kira 2 literanlah.Eits….kalau abagi perokok harus ditambah lho..!.
Untuk apa sich…air 2 liter itu?air tersebut digunakan untuk menggantikkan cairan yang keluar dari tubuh kita.baik yang keluar lewat air seni,keringat,ekskresi maupun sekresi.
Bila kebutuhan air yang 2 liter tersebut tidak terpenuhi apa yang terjadi ?tentunya tubuh akan menyeimbangkan diri dengan jalan menyedot air dari komponen tubuh sendiri.Darah yang disedot kandungan airnya akan menjadi kental.Akibatnya perjalanan darah akan terhambat.Cirinya dengan gringingen( yaitu keadaaan mati rasa sementara pada kaki atau tangan,karena terlalu lama duduk atau aliran darahnya macet keadaan ini hanya berlangsung beberap menit atau detik saja)orang jawa biasanya menyebut demikian.
Tapi jangan disepelekan kalau sampai darah mengental aliran darah tidak bisa memasuki pembuluh kapiler.Otomatis akibatnya terjadi penyumbattanv aliran darah , kalau sampai pada otak akan mengakibatkan stroke(berat otak dewasa kurang lebih 1,5 kg / 20% dari berat badannya).
Bagaimana proses regenerasi pada sel otak akibat stroke.Sel-sesl otak yang rusak akibat strok tidak dapat kembali normal,atau tidak terjadi regenerasi .bahkan sel –sel tersebut menciut & mati.Tapi sel otak tsb dapat dirangsang untuk tumbuh kembali.sel neuron tsb juga dapat menjalin hubungan dengan sel-sel otak lainnya.Tapi sayangnya proses tersesbut hanya terjadi pada hewan,sedangkan pada manu8sia masih belum ditemukan cara menumbuhkan sel muda/sel stem tsb.
Selanjutnya penyakitkedua yang dapat menyerang adalah gagal ginjal.Kentalnya darah membuat darah harus ekstra keras menyaring darah.Dan karena saringan dalam darah halus tidak jarang darah yang kental dapat menyebabkan perobekkan glomelurus pada ginjal.Ditandai dengan warna kemerahan pada air seni.jika dibiarakan anda harus cuci darah seminggu sekali,kira-kira biyayanya Rp.400.000 ruoiah percuci darah haraga yang fantastic bukan….?
Kurang minum juga menyebabkan dehidrasi(kekurangan cairan) dehidrasi ini meskipun dampak yang paling ringan,tapi kalua sampai cairan yang hilang tidak segera dipenuhi manusia dapat mati.Tapi saat haus hati-hatilah memilih jenis minuman.Misalnya minuman bersoda pada minuman bersoda sebenarnya gelembung pada minuman bersoda sejatinya adalah karbon yang bersifat racun jika diserap oleh tubuh.
Adapula minuman ber- O2 jika terlalu panas (terkena cahaya matahari)akan berubah sifat menjadi radikal bebas(penyebab kanker),makanya biasanya pada botol kemasannya ada tulisan simpan di tempat sejuk & jauh dari matahari.  Penyumbattan aliran darah , kalau sampai pada otak akan mengakibatkan  stroke(berat otak dewasa kurang lebih 1,5 kg / 20% dari berat badannya).
Pengaruh Tidur
Berdasarkan riset Proceeedings of the National,Academy of Science(tim dari Universitas Priceton),kurang tidur dapat menghasilakajn lebih sedikit sel-sel otak baru di wilayah hippocampus yaitu suatu wilayah di otak yang terlibat dalam pembentukkan ingatan.Jadi akibat kurang tidur akan menaikkan kadar hormone stresss corticosterone yang bisa berakibat terhambatnya regenerasi sel otak alias lola(loading luamaa…).
Jadi tanpa darah yang berisi nutrisi(terutama glukosa) & O2 ,akhirnya mengalami kerusakkan permanent & berakibat kematian sel otak(brain death).
Gampang sekali manusia mati bukan?....setiap hari sebemarnya kita mengalami mati perlahan(mengurangi umur) dengan tindakan kita yang sering makan –makanan tidak bergizi,malas olahraga,kurang minum,tidur.dan pola hidup yang salah lainnya.Tapi kematian yang sesungguhmnya yaiiiitu ketika seluruh proses metabolisme tubuh berhenti,biasanya karena gagal jantung & kegagalan pada saluran pernapasan(paru-paru).
Memang mati takdir tuhan,kita tinggal menunngu waktu.Tapi setidaknya kita berusaha melaksanakan tangggung jawab menjaga apa yang telah diberikan oleh Tuhan.




Enhanced by Zemanta

Posted By Unknown 10:23 PM

MAKALAH PERKEMBANGAN HEWAN “GASTRULA”


MAKALAH PERKEMBANGAN HEWAN
“GASTRULA”

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur Praktikan ucapkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya, sehingga penyusunan makalah Perkembangan Hewan ini dapat terselesaikan dengan baik tanpa kendala.
Maksud dan tujuan penyusunan makalah ini ini adalah untuk melengkapi persyaratan mengikuti mata kuliah Perkembangan Hewan
Adapun penyusunan Makalah Perkembangan Hewam ini berdasarkan sumber – sumber media yang ada dan beberapa refrensi buku – buku perkuliahan
Penulis menyadari ada banyak kesalah dalm penulisan makalah ini, dikarenakan keadaan penulis yang sedang menuntut ilmu, maka dari itu penulisa sangat mengharapkan keritik dan saran dari pembaca

Penulis



DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL......................................................................................... i
KATA PENGANTAR...................................................................................... ii
DAFTAR ISI...................................................................................................... iii
BAB I   : PENDAHULUAN............................................................................. 1
A.    Latar Belakang...................................................................................... 1
BAB II  : PEMBAHASAN............................................................................... 2
A.    GASTRULA.......................................................................................... 2
B.     GASTRULA PADA BEBERAPA HEWAN...................................... 3
C.    FASE – FASE GASTRULA................................................................ 6
D.    GASTRULA PADA MANUSIA......................................................... 6
BAB III : PENUTUP........................................................................................ 9
A.    KESIMPULAN...................................................................................... 9
DAFTAR FUSTAKA....................................................................................... 10




BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Pada hampir semua mahluk hidup suatu generasi baru dimulai dari suatu telur yang telah difertilisasi (dibuahi), atau zigot yaitu suatu sel hasil penggabungan dari sel induk betina dan sel induk jantan, dimana masing-masing induk berperan dalam menentukan sifat-sifat individu baru yakni dalam hal ukuran, bentuk, perlengkapan fisiologis dan pola perilakunya. Pada proses perkembangan manusia melalui berbagai tahap yang dimulai dari gametogenesis pada masing-masing induk, dimana induk jantan mengalami spermatogenesis (proses pembentukan sperma), dan induk betina mengalami oogenesis ( proses pembentukan ovum). Setelah terjadi vertilisasi (proses peleburan dua gamet sehingga terbentuk individu dengan sifat genetik yang berasal dari kedua induknya) maka akan terbentuk zigot. Zigot akan mulai membentuk suatu organisme yang multiseluler yang dilakukan dengan proses-proses pembelahan.
Pembelahan awal yang terjadi disebut sebagai blastulasi, dimana sel yang merupakan hasil fertilisasi antara dua induk mengalami pembelahan menjadi 2, 4, 8, 16, 32, 64, 128, 256, dsb.
Setelah beberapa kali mengalami pembelahan sinkron, embrio kemudian membentuk suatu bola yang disebut morulla. Setelah embrio menjalani tahap pembelahan dan pembentukan blastula, embrio akan masuk kedalam suatu tahapan yang paling kritis selama masa perkembangannya, yaitu stadium grastula.
Grastulasi (proses pembentukan grastula) ditandai dengan perubahan susunan yang sangat besar dan sangat rapi dari sel-sel embrio. Grastulasi akan menghasilkan suatu embrio yang mempunyai tiga lapisan lembaga yaitu lapisan endoderm disebelah dalam, mesoderm disebelah tengah dan ektoderm disebelah luar. Dalam perkembangan selanjutnya, ketiga lapisan lembaga akan membentuk jaringan-jaringan khusus dan organ-organ tubuh, dimana proses ini disebut organogenesis. Organ pertama yang terbentuk adalah jantung. Perkebangan embrio manusia sangatlah kompleks dimana pada awalnya hanya satu sel kemudian berkembang menjadi individu yang terdiri dari miliaran sel. Oleh karena itu, perlu suatu pembelajaran khusus mengenai perkembangan manusia


BAB II
PEMBAHASAN
A.    GASTRULA
Pertumbuahan yang mengiringi tingkat blastula adalah gastrulasi atau penggastrulan, dan embrio yang terjadi disbut dalam tingkat gastrula. Pada tingkat ini terjadi proses dinmisasi daerah- daerah bakal membentuk alat pada blastula, diatur dideretan sesuai dengan bentuk dan susunan tubuh spesies bersangkutan. Gastrulasi bervariasi di berbagai filum.
Pada blastula terbentuk dua lapis benih: epiblast (sebagian besar bakal jadi ectoderm), dan hypoblast (bakal jadi endoderm). Pada gastrula dua lapis benih itu menjadi tiga lapis : ectoderm, endoderm dan mesoderm. Dalam proses gastrulasi terjdi pembelahan dan perbanyakan sel terjadi pula gerakan sel dalam usaha mengatur dan menderetkan mereka sesuai dengan bentuk dan susunan tubuh individu, dari spesies bersangkutan. Ada dua kelompok gerakan yaitu :
1.      Epiboli
Gerakan melingkup terjadi disebelah luar embrio. Berlangsung pada bakal ectoderm, epidermis dan saraf. Gerakkan yang besar berlangsung menurut poros bakal anterior- posterior tubuh. Sementara bakal mesoderm dan endoderm bergerak, epiboli menyesuaikan diri sehingga ectoderm terus menyelaputi seluruh ebrio.
2.      Emboli
Gerakan menyusup, terjadi disebelah dalam embryo, berlangsung pada daerah- darah bakal mesoderm,notochord, dan pre-chorda, dan endoderm. Daerah- daerah itu bergerak diaarah blastocoel.
Dibagi atas 7 macam :
1.      Involusi, gerakan mrembelok kedalam.
2.      Konvergensi, gerakan menyemit.
3.      Invaginasi, gerakan mencekuk dan elipat suatu lapisan
4.      Evaginasi, gerakkan menjulur suatu lapisan.
Delaminasi, gerakkan memisahkan diri sekelompok sel dari keompok utama atau lapisan asal.
1.      Devergensi, gerakkan memencar sebaliknya dari konvergensi.
2.      Extensi, gerakkan meluas, ini meyertai gerakkan epiboli disebelah luar , sedangkan extensi gerakkan disebelah dalam embryo.
Sesuai dengan adanya dua macam blastula, maka gastrula pun dapat dibedakan atas dua macam yakni:
1.      Gastrula bundar,
2.      Gastrula gepeng
B.     GASTRULA PADA BEBERAPA HEWAN
1.      Gastrulasi pada Amphioxus
Gerakan epiboli pada Amphioxus berlangsung pada seluruh bakal ectoderm yaitu di sepanjang anterior-posterior tubuh. Proses epiboli ini berlangsung mengiringi proses membesar dan melonjongnya embrio. Beberapa gerakan yang terjadi antara lain :
a.       Invaginasi terjadi pada daerah hypoblast yaitu di bagian median daerah yang berbatasan dengan sabit dorsal yaitu kearah blastocoel sampai bertemu dengan epiblast. Hypoblast mengalami perpanjangan menurut poros embrio akibat adanya pertambahan jumlah sel. Daerah terjadinya invaginasi disebut juga blastopore yang memiliki 3 bibir yaitu bibir dorsal, ventral dan lateral.
b.      Involusi berlangsung pada bakal notochord dari sabit dorsal yang sesuai dengan gerakan hypoblast kearah anterior, sehingga notochord akan terletak didorso-median tepatnya persis di bawah ectoderm.
c.       Ekstensi berlangsung pada seluruh daerah bakal pembentuk alat sehingga keseluruhan embrio memanjang dan membesar.
d.      Konvergensi di daerah bakal mesoderm kearah dorso-median blastopore tepatnya di daerah bibir lateral. Pada akhirnya mesoderm akan berada di kedua sisi bakal notochord.yang terletak di bibir dorsal
2.      Amphibi (Katak)
Epiboli berlangsung pada ektoderem serentak dengan terjadinya berbagai proses emboli, sehingga ektoderem selalu menyelimuti seluruh embrio. Sementara itu bakal ektoderem saraf meluas ke batas pada daerah dorso media embrio, sepanjang poros anterior posterior berbentuk perisai , disebut keping neural atau keping saraf.
Invaginasi hipoblas dicelah yang terbentuk pada awal proses. Setelah itu terletak di dorsal, disebut bibit dorsal blastopore. Bibir ventral terletak di sebelah berlawanan. Blastopore sendiri berbentuk bundar , ditutupi sebagian besar oleh yolk plug.
Bakal pre-chorda menyertai invaginasi di daerah dorso median bibir dorsal, bergerak ke arah bakal anterior embrio. Diikuti oleh bakal notochord yang bergerak ke posterior ke arah bibir dorsal dengan lalu berinvaginasi di daerah dorso media mengikutkan pre-chorda. Notochord akan terletak di dorsal median persis di bawah bakal ektoderem saraf.
Bakal mesoderm yang terletak dikedua sisi bakal notochord berkonvergensi ke bibir basal dorsal lalu berimvolusi ke celah antara ektoderm dan endoderm di kedua sisi embrio dan juga ke daerah ventral.
3.      Aves (Ayam)
Mula-mula terjadi penebalan di daerah bakal median embrio di cauda. Penebalan itu disebut primitif streak(lempeng awal). Primitif streak memiliki bagian-bagian:
1.      Primitif groove, berupa benda
2.      Primitif fold, berupa lekukan ( disebut juga primitif ridge)
3.      Primifif pit, lubang dibagian anterior
4.      Primitif knot atau Hensen’s node, dianterior primitiv pit
Primitif streak mula-mula terbentuk didaerah posterior area pelucida, tumbuh dari sel-sel epiblas yang bergerak ke arah median di posterior, lalu sel sel dalam primitiv streak itu memperbanyak diri. Hampir separuh daerah posterior area pelucida yang terdiri dari bakar pre-chorda, notochord dan mesoderm, berkonvergensi ke primitif streak lalu berinvolusi antara hipoblas dan epiblas.
Daerah Hensen’s node tempat invaginasi bakal pre-corda dan notochord. Bagian lain primitif streak di posterior Hensen’s node sebagai gerbang lewat sel mesoderm.
Bakal mesoderm yang terletak diseparuh posterior epiblas daerah area pelucida berpindah ke posterior, berkonvergensi dari kedua sisi ke garis median. Dari primitiv streak sel-sel epiblas bakal mesoderm itu berinvolusi, bergerak ke antara epiblas dan hipoblas. Ini menyebar ke lateral dan anterior, di kedua sisi garis median, berdivergensi membentuk lapisan mesoderm yang luas. Sementara itu, sel-sel ecoderm saraf berkonvergensi ke median lalu berepiboli sejak Hensen’s node ke anterior sepamjamg garis median membentuk keping neural (neural plate).
Ketika primitif streak bergerak terus ke anterior ia mendekati bakal pre-chorda notochord. Prechorda dan notochord berinvaginasi membentuk primitif pit. Sel-sel pre-chorda, diiringi sel-sel notochord dari sabit notochord, sejak dari primitif pit berkonvergensi ke primitif groove, berinvolusi lalu berextensi ke depan sepanjang garis median antara garis median dengan endoderm saraf.
Primitif streak yang lengkap terbentuk ketika embrio berumur 18 jam eram. Area pellucida dari bentuk bundar akhirnya jadi lonjong. Proses epiboli berlangsung bagi ektoderm, sampai melingkup ke daerah yolk. Ektoderm saraf pun memanjang ke anterior, jadi berbentuk pita disebut keping neura.
Grastulasi selesai seitar 22 jam eram. Pada saat itu seluruh daerah bakal pembentuk alat sudah tersusun di daerah masing-masing. Primitif streak sebanding dengan perkembangan daerah bakal pembentuk alat, mengalami penyusutan secara berangsur dan bergerak ke arah cauda embrio. Sisanya membentuk bagian caudal.
4.      Mamalia (Babi)
Proses gastrulasi berawal dari pembentukan primitive streak yang berasal dari kovergensi epiblast. Sel-sel di epiblast memperbanyak diri dengan cepat sehingga terjadilah penebalan yang kemudian membentuk Hensen’s node. Primitive streak kemudian memanjang dengan terus menumbuhkan sel-sel baru. Dari anterior Hensen’s node sel-sel ectoderm saraf berkonvergensi ke garis median kemudian berepiboli ke arah anterior membentuk keping neural. Di posterior Hensen’s node melakukan invaginasi sehingga terbentuklah primitive pit. Sel-sel bakal pre-chorda dan notochord berinvolusi dan berdelaminasi serta berextensi dari primitive pit ke arah anterior sepanjang garis median tepat di bawah keping saraf. Sehingga pre-schorda yang awalnya terletak di posterior akhirnya terletak di anterior notochord. Pre-chorda merupakan bahan daerah caput ( kepala) embrio yang pertumbuhannya diatur oleh host organizer bagian depan notochord. Bagian belakang notochord disebut trunk organizer yang akan mengatur petumbuhan daerah badan ( truncus). Hypoblast akan menjadi endoderm seperti halnya pada ayam dan akan bertemu dengan bagian posterior Hensen’s node.Sel-sel bakal mesoderm membentuk semacam sayap dengan berdelaminasi keanterior yaitu di antara hypoblast dan epiblast di sepanjang kedua sisi notochord. Pada sel-sel mesoderm, sebagian berpindah keposterior dan sebagian kearah lateral sehingga terbentuk 2 daerah mesoderm yaitu :
a.       Mesoderm embrional
b.      Mesoderm extra-embrional.
Mesoderm embryonal akan menumbuhkan mesoderm embrio sedangkan mesoderm extra-embrional akan menumbuhkan dan membina selaput embrio, amnion, kantong yolk, allantois, chorion. Pada manusia jaringan mesoderm extra-embrional. Tumbuh dari tropoblast yang merupakan lapisan kedua dari lapisan tropoblast tersebut. Dengan kata lain tidak terbentuk dari primitive streak sperti pada babi. Jaringan extra-embrionik ini menyelaputi tropoblast sebelah dalam dan kantung-kantung selaput embrio sebelah luar. Primitive streak dapat pula disamakan dengan blastopore yang tertutup. Sedangkan Hensen’s node dapat pula diibaratkan dengan bibir dorsal blastopore yang menumbuhkan pre-chorda dan notochord. Dan bibir ventral dan lateral yang menumbuhkan endoderm dan mesoderm dapat diibaratkan sebagai badan primitive streak yang ada di belakang Hensen’s node.
C.    FASE GASTRULA
Saat blastula terus mengalami pembelahan dan pertambahan jumlah sel, kutub animal akan berusaha membungkus kutub vegetal dengan bergerak dan melakukan invaginasi, yang sering disebut sebagai proses gastrulasi.
Gastrulasi ini berlangsung dengan urutan kronologis sebagai berikut:
  1. Pembentukan blastopore (saluran invaginasi)
  2. Pembentukan lapisan ektoderm, mesoderm, dan endoderm.
  3. Selanjutnya sel bermigrasi dan berkohesi dengan bantuan senyawa cadherin dan integrin
D.    GASTRULA PADA MANUSIA
Setelah embrio menjalani tahap pembelahan dan tahap blastula, embrio akan masuk kedalam tahapan yang paling kritis selama tahap perkembangannya, yaitu stadium grastula. Grastulasi ditandai dengan terjadinya perubahan susunan yang sangat besar serta sangat rapi dari sel-sel didalam embrio. Salah satu perubahan utama dalam yang terjadi selama masa grastulasi adalah bahwa sel-sel memperoleh dan mencapai suatu kemampuan untuk melakukan gerakan morfogentik, sehingga terjadi reorganisasi seluruh atau sebagian didaerah kecil didialam embrio. Gastrulasi adalah proses perkembangan embrio, di mana sel bakal organ yang telah terbentuk pada stadium blastula mengalami perkembangan lebih lanjut. Proses perkembangan sel bakal organ ada dua, yaitu epiboli dan emboli. Epiboli adalah proses pertumbuhan sel yang bergerak ke arah depan, belakang, dan ke samping dari sumbu embrio dan akan membentuk epidermal, sedangkan emboli adalah proses pertumbuhan sel yang bergerak ke arah dalam terutama di ujung sumbu embrio. Stadium gastrula ini merupakan proses pembentukan ketiga daun kecambah yaitu ektoderm, mesoderm dan endoderm.
Pada proses gastrula ini terjadi perpindahan ektoderm, mesoderm, endoderm, dan notochord menuju tempat yang definitif. Pada periode ini erat hubungannya dengan proses pembentukan susunan syaraf. Gastrulasi berakhir pada saat kuning telur telah tertutupi oleh lapisan sel. Beberapa jaringan mesoderm yang berada di sepanjang kedua sisi notochord disusun menjadi segmen segmen yang disebut somit yaitu ruas yang terdapat pada embrio.

Grastulasi pada manusia terjadi pada blastokista yang terdiri atas tropoblast dan masa sel dalam yang merupakan bakal tumbuh embrio. Pemisahan pertama dari sel-sel pada masa sel dalam adalah untuk pembentukan hipoblast, yang membatasi rongga blastula dan yang akan mejadi endoderm kantung yolk. Sisa dari masa sel dalam yang terletak diatas hipoblast terbentu suatu keping, yang disebut keping embrio. Epiblast memisahkan diri, dengan membentuk suatu rongga yang disebut amnion, dari epiblast yang mengandung semua bahan untuk pembentukan tubuhnya, jadi identik dengan epiblast pada burung.Sambil epiblast mengalami grastulasi. Sel-sel ekstra embrio mulai membentuk jaringan khusus agar embrio dapat hidup dalam uterus induk. Sel-sel tropoblast membentuk suatu populasi sel dan membentuk sinsistropoblast. Sinsitropoblast memasuki permukaan uterus sehingg uterus tertanam dalam uterus. Uterus sebaliknya membentuk banyak pembuluh darah yang berhubungan dengan sinsitropoblast.
Tidak lama sesudah ini, mesoderm meluas keluar embrio. Pembuluh ini merupakan pembuluh darah dari tali puasat dan berda pada tangkai penyokong. Jaringan tropoblast dengan mesoderm yang mengandung pembuluh darah dari tali pusat berada pada tangki penyokong. Jaringan tropoblast dengan mesoderm yang mengandung pembuluh darah disebut korion dengan dinding uterus membetuk plasenta. Korion dapat berlekatan sekali dengan jaringan maternal, tetapi masih dapat berdekatan sekali atau dapat berdekatan sangat erat sehingga kedua jaringan tidak dapat dipisahkan tanpa merusak jaringan induk manpun fetus
Gasrulasi embrio Manusia.Massa sel-sel dalam berhadapan dengan balstocoel pada pembentukan embryonic knob


BAB II
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Selama gastrulation sel bermigrasi ke pedalaman blastula, akibatnya membentuk dua (binatang diploblastik) atau tiga lapisan nutfah (triploblastik).
Embrio selama proses ini disebut gastrula. Lapisan nutfah disebut eksoderm, mesoderm, dan endoderm. Dalam binatang diploblastik hanya eksoderm dan endoderm yang hadir.
  1. Di antara binatang yang berbeda, berbagai kombinasi proses berikut terjadi untuk tempat sel-sel di pedalaman embrio:
  2. Epiboly - perluasan satu sel lembar atas sel-sel lain
  3. Masuknya - sel bergerak dengan mukrotubulus
  4. Invagination - membentuk mulut, anus dan arkenteron
  5. Delamination - eksternal sel-sel membagi, meninggalkan sel anak dalam rongga
  6. Berkembang kutub proliferasi - sel pada ujung yang polar blastula/gastrula biak, kebanyakan di kutub hewan.
  7. Perubahan utama lainnya selama gastrulation:
-      Berat RNA transkripsi menggunakan embrio gen; hingga saat ini RNA digunakan adalah ibu (disimpan dalam telur belum dibuahi).
-      Sel mulai proses utama diferensiasi, kehilangan totipotentiality mereka.
Pada kebanyakan hewan, blastopore dibentuk pada titik di mana sel memasuki embrio. Dua kelompok utama hewan dapat dibedakan menurut blastopore nasib.
Pada deuterostomia anus bentuk dari blastopore, sedangkan pada protostomia berkembang ke dalam mulut. Lihat Embryological usul mulut dan anus untuk informasi lebih lanjut.


DAFTAR PUSTAKA

Enhanced by Zemanta

Posted By Unknown 12:40 AM

Berapa sel sperma yang dihasilkan setiap detiknya?

English: picture of testis
English: picture of testis (Photo credit: Wikipedia)


      Berapa sel sperma yang dihasilkan setiap detiknya?
Jawab:
Setiap testis menghasilkan sekitar 1500 sperma per detik.
Testis merupakan kelenjar seksual pria yang menghasilkan sperma dan testosteron. Testis ini berjumlah 2, kiri dan kanan dan dibungkus oleh skrotum. Letak testis sebelah kiri secara anatomis lebih rendah dari pada yang kanan karena adanya perbedaan letak anatomis pembuluh darah. Didalam testis terdapat salauran-saluran yang memproduksi sperma, yaitu tubulus seminiferus. Testis memproduksi 150 juta sperma setiap 24 jam, tidak seperti wanita yang hanya memproduksi 1 sel telur dalam sebulan. Sperma efektif diproduksi dalam suhu <37o C, maka dari itu, letaknya di luar tubuh agar suhunya tidak terlalu tinggi.
Pria mulai memproduksi sperma saat pubertas (kurang lebih usia 15 tahun), dan sebagian besar pria mempunyai sperma dewasa sampai usia tua. Sperma diproduksi sebanyak 300 juta per hari, dan mampu bertahan hidup selama 48 jam setelah ditempatkan di dalam vagina sang wanita. Rata-rata volume air mani untuk setiap ejakulasi adalah 2.5 sampai 6 ml, dan rata-rata jumlah sperma yang diejakulasikan adalah 40-100 juta per ml.


Enhanced by Zemanta

Posted By Unknown 12:31 AM